Kamis, 05 Januari 2012

10 Bencana Teraneh Di Dunia

10 Bencana Teraneh Di Dunia



10. Amukan Gajah Hutan Chandka

Pada musim semi 1972, Area Hutan Chandka di India – yang sudah dilanda kekeringan- diserang gelombang
bahang juga. Gajah lokal, yang biasanya tidak menjadi masalah, menjadi gelisah karena suhu yang tinggi
dan kurangnya air. Pada musim panas situasi semakin buruk. Puncaknya pada 10 juli, Segerombolan gajah-
gajah mengamuk dan menyerang 5 desa, meninggalkan kerusakan besar-besaran.




9. Peracunan Massal di Basra


Bulan September 1971 pengiriman 90,000 metrik ton biji gandum tiba di pelabuhan Irak Basra.
Jewawut Amerika dan gandum meksiko- yang telah diproses secara kimia dengan methyl-mercury
untuk mencegah pembusukan- disemprot pink untuk mengindikasi bahwa sangat beracun dan tulisan
peringatan tercetak jelas di bungkusnya- Cuma dalam bahasa Inggris dan Spanyol. Sebelum
didistribusikan ke petani, ternyata sudah dicuri dari dok dan dijual sebagai makanan ke
penduduk yang kelaparan. Pemerintah Irak, malu atas kealpaan ini, singkat cerita dan tidak
sampai dua tahun wartawan Amerika melaporkan bukti 6,530 rumah sakit menangani kasus keracunan
merkuri. Pejabat pemerintah mengakui 459 meninggal, namun jumlah sebenarnya diperkirakan sekitar
6,000 dengan 100.000 lainnya menderita efek permanen seperti kebutaan, tuli dan kerusakan otak.



8. Ledakan Reaksi Berantai di Texas City

Pada 15 April ,1947, kapal pengangkut Perancis memasuki dok Texas City, dan mengambil 1,400 ton
asap hitam membuat port authorities karena perusahaan kimia Monsanto hanya berjarak 700 kaki.
Seorang pria berdiri di dok, menyaksikan, tugboat dipersiapkan untuk menyeret kapal pengangkut
ke tengah laut. Kobaran api menyebar ke luar dari rongsokan kapal, dan dalam hitungan menit
Monsanto meledak, membunuh dan menghancurkan ratusan pekerja dan saksi yang melihat ledakan
permulaan. Kebanyakan distrik perdagangan hancur, dan api mengamuk sepanjang tepian laut,
dimana sejumlah besar tang gas butane dalam keadaan terancam meledak. Tidak lama setelah
tengah malam, kapal pengangkut kedua- juga membawa nitrat- meledak, dan seluruh kejadian
terulang kembali. Lebih dari 500 orang meninggal dan 1000 lainnya luka-luka.



7. Peristiwa Tunguska

Pada 30 juni,1908 ledakan besar terjadi di dekat Podkamennaya (Under Rock) Sungai Tunguska yang
sekarang dikenal Krasnoyarsk Krai of Russia. Ledakan sepertinya disebabkan oleh meteor atau
pecahan komet dengan panjang sekitar 20m(60 kaki). Meskipun meteor atau komet dianggap hancur
sebelum sampai di bumi, peristiwa ini masih dianggap peristiwa tubrukan. Energi ledakan
diperkirakan antara 10 dan 20 megaton TNT, 1,000 kali lebih dahsyat dari bom yang dijatuhkan
di Hiroshima atau setara dengan Castle Bravo, bom nuklir terkuat yang diledakkan US. Ledakan
Tunguska menumbangkan kira-kira 80 juta pohon di sekitar 2,150 kilimeter persegi. Kerusakannya
saat ini masih bisa dilihat dari satelit di angkasa.



6. Robohnya The Empire State Building

Pada sabtu pagi 28 juli 1945, veteran Army pilot mengudara dengan B-25 light bomber dari Bedford,
Massachusetts, menuju Newark, New Jersey, co-pilot dan marinir muda juga di dalam. Kabut membuat
jarak pandang lemah. Kira-kira sejam kemudian, orang-orang di jalan tengah kota Manhattan
menyadari raungan pesawat yang memekik semakin tajam dan menyaksikan dengan ngeri bomber
tiba-tiba muncul dari kabut asap, melesat diantara gedung bertingkat dan kemudian terjun
menubruk sisi Empire State Building. Serpihan pesawat dan bangunan runtuh berbarengan.
Lubang besar menganga di lantai 78, satu dari mesin pesawat menabrak 7 dinding dan keluar
dari sisi lain bangunan dan mesin lain terjerembab di cerobong lift. Saat tank bahan bakar
meledak, 6 lantai ditelan api, dan gasoline yang terbakar mengalir di sisi lain bangunan.
Untungnya, sedikit kantor yang buka pada hari sabtu, dan hanya 11 orang-plus 3 pengendara
pesawat meninggal.



5. The Gillingham Fire Demonstration

Tiap tahun pemadam kebakaran Gillingham, di Kent, England, akan membangun ‘rumah’ sementara dari
kayu dan kain untuk demonstrasi populer memadamkan kebakaran pada pesta acara tahunan Gillingham
Park. Setiap tahun, juga, beberapa pria lokal dipilih dari banyak kandidat . Pada 11 juli 1929, 9
bocah laki-laki-umur 10 sampai 14- dan 6 pemadam kebakaran berpakaian seakan-akan sedang pesta
perkawinan, memanjat lantai ke tiga dari ‘rumah’ itu dengan tali dan tangga. Rencananya adalah
menyalakan api di lantai pertama, menyelamatkan ‘pesta perkawinan’ dengan tali dan tangga dan
kemudian meledakkan rumah kosong untuk mendemokan penggunaan fire hoses. Karena kesalahan, api
menyala duluan, Penonton mengira tubuh yang mereka lihat adalah gurauan dan bertepuk tangan meriah,
sementara pemadam kebakaran diluar menyemprotkan air karena mengetahui bencana sesungguhnya. ke 15
orang meninggal di dalam rumah.



4. Ledakan Tabung Gas Pittsburg

Tabung gas silinder besar- yang terbesar di dunia saat itu- berada di jantung pusat industri
Pittsburgh, Pennsylvania, mengalami kebocoran. Di pagi hari 14 november 1927, tukang reparasi
pergi untuk memperbaikinya- dengan lampu tiup yang terbuka. Sekitar pukul 10 mereka menemukan
kebocorannya. Tangki yang berisi 5 juta kubik gas alam, naik ke udara seperti balon dan meledak.
Potongan metal, dengan berat 100 lbs, berserakan ke jarak yang cukup jauh, dan efek kombinasi dari
tekanan udara dan api menyisakan kehancuran ber mil kuadrat. 28 orang tewas dan ratusan lainnya
terluka.



3. Banjir Tetes Tebu di The Great Boston


15 januari 1919, pekerja dan penduduk Boston’s North End, kebanyakan orang Irlandia dan Italia,
sedang diluar menikmati matahari siang di hari yang hangat. Tiba-tiba, dengan peringatan yang
singkat, tangki besi cor yang besar milik perusahaan penyulingan murni pecah dan gelombang besar
tetes-tebu mentah berwarna hitam, setinggi dua lantai, menenggelamkan jalanan dan mengalir perlahan
menuju area tepi laut. Bukan saja pejalan kaki tapi juga kereta kuda tidak bisa lari dari gelombang
ini.2 juta galon tetes-tebu yang sedianya akan dijadikan minuman menenggelamkan sejumlah orang -21
pria, wanita dan anak-anak tewas tenggelam. Kuda-kuda itu sebenarnya hanya terjebak di lengketnya
cairan tebu tersebut, polisi terpaksa menembaknya. Boston berbau tetes-tebu selama seminggu, dan
pelabuhan menjadi coklat sampai musim panas.



2. Kepanikan Gereja Baptis The Shiloh

2000 orang, kebanyakan kulit hitam, berkumpul di Shiloh Baptist Church Birmingham, Alabama, pada 19
September, 1902, demi mendengar ceramah Booker T. Washington. Tembok gerejanya baru. Tangga curam,
menempel pada dinding. Setelah ceramah selesai, ada sedikit perselisihan yang memperebutkan kursi
kosong, keluarlah kata-kata ‘fight’ dari salah satu anggota paduan suara, rupanya kerumunan salah
interpretasi menjadi ‘fire’ sehingga semua orang berlarian keluar menuju pintu. Pintu yang tidak
lebar tentu saja tidak mampu menampung ribuan massa yang berdesakan, apalagi tangga pintunya cukup
curam, insiden tarik menarik dan saling menginjak berakhir dengan tewasnya 115 orang, dengan posisi bertumpuk di depan pintu gereja sampai setinggi 10 kaki.



1.Invasi Ular di St. Pierre

Aktifitas volkanis di ‘bald mountain’ tinggi diatas St Pierre, Martinique, biasanya tidak begitu
penting sehingga banyak penduduk tidak menggubris adanya asap dari kawah dan beberapa gempa kecil
selama April 1902. Pada awal Mei, bagaimanapun, hujan abu mulai turun terus menerus, dan bau sulfur
yang menyengat mengisi udara sekitar. Rumah penduduk yang ada di lereng gunung tidak bisa lagi
dihuni, lebih dari 100 ular fer-de-lances (-ini nih jenis ular yang besar dan berbisa yang ada di
Amerika-) mulai melata menyerbu seperempat penduduk mulat(-mulat tuh campuran negro ma caucasian-)
di St Pierre. Ular sepanjang 6 kaki ini membunuh 50 orang dan tak terhitung jumlah binatang lainnya.
Namun pembasmian baru saja dimulai, Pada 5 mei longsoran dari lumpur yang mendidih tumpah ke laut,
diikuti tsunami yang membunuh ratusan orang, 3 hari kemudian, 8 mei, Mt Pelee akhirnya meledak,
mengirimkan lava putih dan bebatuan yang mematikan ke kota. Dalam waktu 3 menit St Pierre hancur
total. Dari 30.000 populasi, hanya 2 yang selamat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar